dan ketika..

Kita berdiri berpagut di bibir tebing
Menikmati langgam alam yang berputar menaungi atap dunia
Tenggelam dalam rasa yang tak mengenal kembali
Sebab rindu tak pernah mengisbatkan bara untuk padam

Dan ketika fajar datang menyapa,
Hangatnya mengejek kelopak mata
Yang mengerjap berjuang memeluk mimpi

Pagi telah membuka tirainya
Harum tubuhmu pun tak lagi terendus angan
Tiada tersisa

Selayaknya bedinde,
Raga ini bangkit tinimbang lancut menepis sepi
Tergopoh-gopoh menuaikan tugas
Mengisi hidup

Lantaran percuma kita merindu tanpa kenangan
Meraba di setiap lembar yang penuh ucap
Sia-sia mencari rasa pada tiap kecupan
Lidah pun telah anti kecap
Tiap indera, menghilang, bersimbiosis mencipta nelangsa
Lengkap sudah..

Aku pun abai meracik cinta

***

arisan kata episode 15

Advertisements

18 thoughts on “dan ketika..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s