membaca k.a.m.u.


aspal yang basah bercerita
hujan baru saja menyentuhnya
meninggalkan jejak dalam kubangan lubang

lubang yang terbabang bercerita
muak ia menanggung beban
dari cinta yang tiap hari dioleskan ban yang nyaris gundul

ban yang gundul bercerita
letih ia berkelana
mengarungi rit panjang pencarian

jalan yang panjang bercerita
acuh Tuhan pada umatNya
demi satu simpul di ujung penantian
saat seseruput teh di tengah dinginnya Desember
menjadi begitu mewah

simpul itu bercerita
usai sudah anyaman hati
saat mata ini mampu membaca kisah
tentang k.a.m.u

*arisan kata 13*
*buat setiap insan yang masih sulit membaca k.a.m.u. –ditimpuk topan, wakakak-*
*teruntuk k.a.m.u yang ternyata masih setia bersembunyi*
*terinspirasi dari 33 halaman bertabur puisi-puisi Moammar Emka tentang k.a.m.u*
*gambar dari sini*

Advertisements

7 thoughts on “membaca k.a.m.u.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s