dua patah kata

ia menghela nafas
panjang..
dibukanya jendela
jangkauan matanya menjauh
dan helaan nafas panjang kembali terdengar

bulir peluh tampak mengalir pada samping wajahnya
pun ketika semilir angin menerpa dari luar jendela
barisan kernyit terlukis pada keningnya
bibirnya bergerak tanpa mengucap sepatah kata

masih di pinggir jendela,
ia memaku diri
tangannya bergerak resah
mengacak-acak rambutnya
lalu ia menggeram,
mendesah,
menjerit,
berteriak

hingga akhirnya terkulai lemas pada dua patah kata
“tidak mungkin”

Advertisements

15 thoughts on “dua patah kata

  1. sweetdhee said: “tidak mungkin”

    sedang berusaha menutup pintu nya dgn baik.. tp engsel yg sudah lama tidak tersentuh oli kajian dan euforia dunia berbunga di balik pintu membuat pintunya terasa berat.. mudah2an msh bs memegang iman unk tidak terperosok jauh..*lempar penggorengan ke yang kabur*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s