Here, After

SUATU SAAT, cinta itu pernah ada. Dan aku melihatnya pergi tanpa sempat kucegah sama sekali.

pernah merasa sakit hati?
Ingin balas dendam?
Jika tidak sampai membalasnya pada orang lain, bukankah berujung ke pembalasan pada diri sendiri?
Entah itu dengan membangun ‘benteng’ dan tidak mengijinkan cinta lain masuk, entah itu dengan berpura-pura bersukacita dan menikmati hidup yang hampa, entah..
Bah! Ngomong aja ma diri sendiri, Diet!!

Sampai kapan sakit hati itu berlangsung?
Ada yang tahu?
Sampai kita puas melihat banyaknya hati yang lain merasakan perih layaknya yang kita rasakan?
Sampai kita bangga karena berhasil menjegal semua hati yang kemungkinan menyakiti kita lagi?
Sampai kita tua?

Atau sampai kita sadar, bahwa cinta itu kita lewatkan begitu saja saat dia mencoba mengulurkan tangannya, tulus?
Haruskah menunggu cinta itu hilang? Mati?

*DidietYangLagiMikirPernahBikinSakitHatiBerapaOrangYah?*

Adi->Diana->Rio->Putra->Nia->Arya->Novi->Rizal->Intan->Ollie->Juliet->?????
Lalu akan beranjak ke hati yang mana lagi wabah ini?

Rangkaian cerita dalam buku ini menunjukkan satu hal:
Sakit hati yang dirasakan seseorang bisa, no, hampir pasti akan mengakibatkan sakit hati yang lain
Setiap karakter menceritakan kisahnya dari sudut pandang yang khas
Disambut dengan bait Love Hurts nya Nazareth kala membuka halaman awalnya, dan kutipan-kutipan keren pada bagian bawah judul babnya, menjadikan buku ini menyenangkan untuk dibaca, walaupun isinya bukan tentang suatu hal yang menyenangkan

Saya suka cara Mahir menyampaikan ‘kekurangan’ Putra dalam dialog-dialog antara Putra dengan Rio, Nia, dan Dikki
Walaupun akhirnya, kekurangan itu akhirnya terlontarkan dari teriakan Ayah Nia, tapi saya tetap suka cara penggambarannya
Juga ketika adegan Would You be My Silvya? yang sebetulnya picisan, tapi saya merasa menjadi gadis yang -makin- manis saat membaca nya

Lalu puisi-puisi yang bertabur di Bab Intan dan Ollie
weeew…
ini puisi Intan untuk Nayla, putrinya yang berulang tahun ketiga

I have a short story
About a Little Nayla the fairy
She’s somehow my precious jewelry
The most beautiful melody in my simphony
She gives me strength whenever i’m weak
With those pretty flowers that bloom on her cheek
She’s going to be a doctor, a teacher, or anything else
But for now, I love her just the way she is
She celebrate her birthday just about today
I have so much to say
But don’t know the appropriate way
The words i create just seems to fly away
Happy Birthday, dear
I feel so alive with you here

nice, huh?
*mengelap muka, eh, air mata*

Lalu ada juga puisi Intan untuk Ollie
paling suka kalimat terakhirnya
It becomes a Depressing Infatuation About a Neverending Agony
Ahiaks.. *jleb*

Nah, jleb yang paling manteb itu ada di adegan tusuk obeng
WEW!!
Suka banget adegan ini..

Cinta datang dan pergi, sama seperti apapun di dunia ini. You fall in love, then you fall out of it. Cerita Cintamu berakhir, tapi setelah itu akan datang cerita baru. Itulah hidup. Hal. 194

Asiklah buku ini buat dibaca, ga terlalu berlebihan isinya, bisa sambil santai bacanya
3 setengah bintang saya persembahkan buat Mahir Pradana.. thumbs up

Buddha 1: Kapilawastu

Setiap Kehidupan itu Suci

Hmmm…Komik/novel grafis (dddoooooh, masih bingung bedainnyaaa) Buddha ini keren..
Walaupun banyak banyolnya, ampe ada guest starnya- si professornya Astroboy-, tapi falsafah yang disampaikan juga dalam..

Paling suka waktu Naradatta disemprot sama Guru Asitta setelah memanfaatkan beberapa bintang sampai binatang-binatang itu mati..
Guru Asitta menanamkan pada Naradatta bahwa setiap kehidupan itu suci, entah itu binatang, tumbuhan ataupun manusia. Tidak boleh semena-mena memanfaatkan makhluk hidup lain untuk tujuan yang tidak jelas..
Hmmm..
*ngelus-ngelus dagu*

Paling sedih waktu Chapra dan Ibunya dikejar-kejar pasukan tentara Jendral Budai
Hixhixhix..

Aku suka komik ini..
Penasaran..
Belum pernah baca tentang kehidupan Shiddharta Gautama sebelumnya
Jadi sedikit banyak lumayan ngerti walaupun belum tahu sejauh mana fiksinya berkembang di komik ini

Daaaaan, aduuuuuh, tolong yaaa itu para perempuannya dikasih baju napa seeeeeh…

Sekantong Tulang (Bag of Bones)

Doooh.. baca buku ini bikin mandeg setengah mati di 100 halaman pertama..
kalo ga inget ini ditulis oleh dewa Horor, King, pasti sudah saya lempar dan lupakan buku ini

Bahkan serangkaian mimpi-mimpi pertama yang di alami Mike Noonan di tahun ke-empat kematian Jo, istrinya, walaupun lumayan seram, tidak cukup membuat saya penasaran..
Baru ketika Mike mendengar suara tangisan anak kecil yang perlahan-lahan memudar ketika dia kembali ke Sara Laughs (Rumah Tepi Danau yang dimiliki mereka), DOEEEENGGGGGG!!!!!
Jeng!!Jeng!!Jeng!!Jeng!!
The Horor begins..
Betahlah saya menghabiskan hari minggu saya dengan buku ini
Seruuuuuu

Sebetulnya inti ceritanya sama dengan film atau cerita-cerita horor di Indonesia
Seorang perempuan di perkosa beramai-ramai, lalu dibunuh, dan arwahnya gentayangan menuntut balas dendam
(wew.. spoiler berat neh.. hihihihi, bodo ahh, gampang ketebak juga kok)
Tapi entah kenapa, sensasi membaca buku ini beda dengan ketika menonton Si Manis Jembatan Ancol.. Yaiyyyyyaaalaaaaah.. ahahahaha

Pokoknya buku ini berhasil membuat saya ketagihan untuk baca buku-buku nya Stephen King lagi..
Hmmm, pengen baca The Shinning deh, tapi ga mau ebook..
*lirik-lirik dompet*

Makasih buat Mba Iyut yang sudah memberikan buku ini sebagai kadooo
*hugs*

Our Iceberg is Melting

“Ini adalah daftar buku yang bisa dipinjam di perpustakaan FFI”
Hmm.. Our iceberg is melting?
Buku tentang global warming nih kayaknya..
“mba Defi, aku pinjem yaaa”
Begitu buku udah di tangan, wadezigh! Ini mah buku motivasi!
Sial!

Eh, hmmm daripada mubazir, coba intip ah..
Waaa, fable tentang satu koloni penguin yang anggotanya punya karakter masing-masing..
Fred adalah junior penguin yang kurang hobi bersosialisasi..
Dia menemukan adanya masalah pada gunung es yang ditinggali oleh koloni tersebut..
Tapi gimana caranya ngasih tau yang lain?
Dia kan cuma junior.. Apa bakal ada yang dengerin?
Setelah melihat-lihat keadaan, akhirnya Fred memutuskan untuk bicara sama Alice, salah satu anggota sepuluh Dewan yang dia anggap paling tidak mengintimidasi

Sambil mendengarkan Fred, Alice berpikir, “Fred lagi ada masalah sama istrinya ya? Atau habis makan cumi-cumi mengandung mercuri?”
Wakakakakakak..

Ceritanya ringan banget, tentang perjuangan Fred untuk memperingatkan koloninya bahwa Gunung Es tempat mereka tinggal itu sebentar lagi akan mencair.
Gimana akhirnya Louis, si Penguin Kepala memimpin sebuah Tim untuk mengarahkan perubahan

Banyak bagian-bagian yang kocak tapi sebetulnya nyindir
Selama baca buku ini, selalu mengkait2kan setiap karakter dengan orang-orang di kantor
Oooo, si dablek ini mirip ini, yang pinter ini mirip si itu, si charming kayak si anu..

Hihihii, begitulah
Buku ini sepertinya memang buku untuk manajemen perubahan
Pantesan nangkring dengan manis di perpus kantor
Sesuai dengan slogan Berubah untuk Maju, ternyata
Hahahahahaha

Ini satu-satunya buku self-help yang habis dibaca, dan ternyata bagus
Hanya saja tetap ga berminat baca self-help yang lain
Ogah..

The Messenger

Dapet buku ini gratis pas menyatroni Penthouse RaDal
Dibaca dalam perjalanan berangkat ke kantor senin pagi setelah Festival Pembaca Indonesia,
Lumayan..
Uniknya, kumpulan cerita ini ditulis empat orang dengan konsep cer-fet (cerita estafet)
Tapi pas baca, kayak ditulis sama satu orang
Entah ini artinya bagus, karena masing-masing penulis bisa merasuk pada gaya yang sama, atau malah jadi menunjukkan kalau masing-masing penulis jadi terkesan tidak punya gaya menulis yang khas?
Hmmmm..

Ceritanya ga jauh-jauh dari judulnya, chatting..
Dan juga, ga jauh-jauh dari.. (yea, raise your hands up!!cih..) cinta.. hehehehe

Pengen getok si Dodi, cabul amat sih mulutnya..
Pengen getok Rana, genit amat jadi cewe di chat room
Pengen getok Sofia, ganjen amat jadi cowo di chat room

Baca buku ini pengen nyanyi lagunya Beyonce, if i were a boy
*siap-siap tutup kuping