panorama cemas

menggeriap
bunga yang bersahaja usai saat fajar mengetuk
aku menggelimang dalam keingintahuan
cemas

waktu pun terukir dalam lukisan lembayung
tubuh terhempas ke atas dipan empuk
selesai sudah geliang-geliut nalarku
dalam rihat cemas datang

il est pleur, mon amour
riuh terdengar derainya merindu
cemas

terpaku
berenang mencari arti
dalam bening putih susu kedua bola matamu
yang terdata dalam bunga semalam
cemas

panorama muram melilit hati
terpampang dalam cemas
engkau?
sekarang?
mengapa?

*untuk arisan kata enam*

* diiringi 8 alunan Monita Tahalea*

Advertisements

3 thoughts on “panorama cemas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s