Kitchen

sebatang kara

itu yang dirasakan Mikage saat dia bersembunyi di balik hawa sejuk lemari pendingin
dapur menjadi tempat ternyaman bagi Mikage setelah neneknya meninggal
menyusul kakek dan orangtuanya yang lebih dahulu pergi

Mikage sendirian
kehilangan
bingung
rapuh

semakin merasa sebatang kara saat terpaksa mengenal Yuichi dan ‘ibunya’, Eriko
pemuda pendiam dan ‘perempuan’ dengan pesona luar biasa
pemuda sederhana yang akhirnya juga merasa sebatang kara karena kematian yang luar biasa

perasaan sebatang kara yang ada pada Mikage dan Yuichi digambarkan begitu rapuh tapi kuat menyergap
sehingga masing-masing mereka tidak sadar dalam ketakutannya, mereka jatuh cinta

dan saya suka sekali pada cara Banana menyampaikan ‘kejatuhcintaan’ mereka berdua
ringan, seringan fisik bukunya
tapi ah, jatuh cinta yang sederhana
sampai rela memanjat pagar..

*mulai ngayal ga jelas.. dasar delusional!!!

PS: sebetulnya ada dua cerita di buku ini
tapi karena cerita satu nya saya anggap tidak terlalu penting, ga usah diceritain deh yaa
malah ngurangin bintang.. hehehehe
pol in lop sama Yuichi..

*obral buku murah gramed matraman, 15ribu ding ternyata.. hehehehe
http://www.goodreads.com/review/show/121424637

Advertisements

12 thoughts on “Kitchen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s