rima tak dikenal

“Halo?”
Oh, bukan..
Aku bukan sedang menyapa seseorang di balik handphoneku

Aku berbicara kepada renyut yang menggema kencang
Layaknya genta yang berdentang di gereja tua
Mengetuk keras
Tanpa henti

Membuat sesak
Aku ganar seakan nyaris tenggelam di dalam kolam
Aku tidak mengenali irama ini

Bukan,
Ini bukan cemas mendengar berita buruk,
Bukan euforia kala jatuh cinta,
Bukan pula perih bagai tertusuk duri di kala patah hati

Asing,
Mencoba mengertinya bagai mengumpulkan ranting yang terserak
Terseok-seok mengikuti riwayat yang dinyanyikannya

Apakah karena aku terlalu polos bagai janin yang menancap di rahim ibunya?
Yang dengan mudahnya terpesona pada belang permadani yang terhampar indah
Agar teralihkan dari merdunya ritme sederhana ini
Dan bergegas berlari menanggalkan sandal
Demi mengejar luas hati yang ternyata semu

Aku masih tak mengerti…
Rasanya semakin sesak,
Degup ini semakin merasuki aku
Aku nyaris gila!!

“Salam..”
Ah…denyut itu tiba-tiba menyusun kata..
Kekasih, sabda Engkau kah ini?

*arisan kata 3*

Advertisements

25 thoughts on “rima tak dikenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s