Ronggeng Dukuh Paruk

penuh mistis dari halaman pertama hingga halaman terakhir

Alam dukuh Paruk berhasil merasuki saya
Kecabulan penduduk dan kleniknya cara hidup mereka membuat saya mengucap istighfar berulang kali
Saya kira saya akan menemukan kisah Kinanthi dan Ajuj dalam buku ini
Perkiraan saya tidak sepenuhnya salah
Kisah cinta yang bermula dari desa miskin nan terpencil juga dialami Srintil dan Rasus
Tapi nuansa yang dibawakan Dukuh Paruk sungguh jauh berbeda
Keprimitifan yang diusung Ahmad Tohari benar-benar mengakar pada setiap karakter
Bahkan Rasus yang bertahun-tahun meninggalkan Dukuh Paruk tak mampu menampik keinginan untuk selalu kembali ke desa mesum ini

Demi cinta nya pada Srintil, ronggeng karena nasib terasuki indang..
Demi Neneknya yang pikun
Demi celotehan nakal Kang Sarkum saat memainkan calungnya
Demi menyadarkan Sakarya dan Kartareja dari keserakahan
Demi darah Ki Secamenggala yang mengalir pada setiap tubuh rakyat Dukuh Paruk

Dongeng yang mencengangkan
Berkesan sederhana dari bahasa penyampaiannya tapi kerumitan konfliknya sungguh menyita perhatian
Bahkan peristiwa G30SPKI pun turut meracuni perjalanan Srintil dan Rasus
Saya tak mampu mengalihkan mata sepanjang perjalanan dari Perumnas Klender ke Pasar Rebo dan sebaliknya
Bahkan sampai rela tidak sarapan

Mirisnya, saat dibawa ke akhir cerita, saya masih tercengang
Saya terbawa mabuk, sungguh

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s