Pada Sebuah Kapal

NH Dini dan Pada Sebuah Kapal hanya saya kenal lewat buku text pelajaran Bhs Indonesia jaman sekolah dulu..sekedar diingat untuk menjawab soal2 ujian atau saat mengikuti cerdas cermat *ciie-ciee, cerdas cermat*
Waktu bbrp kali sempat bertandang ke kos teman di Sendowo, Yogya, namanya kembali muncul karena konon beliau menetap dipanti jompo dSendowo..Saat bergabung dengan GRI,nama ini kembali muncul dan mengulik rasa penasaran, jadi lah saya beli buku nya..

Bab-bab awal membuat saya menyesal tidak bisa membaca terus-menerus karena diselingi pekerjaan dikantor..
Kehidupan Sri dan keluarga nya sedikit membuat rindu pada Bapak yang 2 tahun lalu pergi. Entah kenapa, saya kagum akan sosok Sri yang mempunyai prinsip dalam menjalani kehidupannya sehari-hari tapi tak luput dari kelemahan..bahkan ketika dia merasa ‘kecil’ karena ucapan Basir yang tidak menyukai gadis berkulit ‘sedikit gelap’..
Lalu percintaannya dengan Saputro dan rasa kehilangannya yang mbawa dia menikah dengan Charles yang ternyata tidak dia cintai..
Rasa bersalahnya ketika selingkuh dengan Michel di atas kapal. Semua diceritakan dengan cara yang menarik..

Anti klimaks terjadi saat Dini menceritakan dr sudut pandang Michel..disini saya banyak sekali melewatkan halaman-halaman karena bosan. Dini mencoba menjadi seorang ‘laki-laki’ tapi dirasakan terlalu mendayu-dayu..

Tapi overall, i like the story..dan membuat saya ingin membaca lebih banyak lagi karya NH Dini

http://www.goodreads.com/review/show/93950191

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s